Geek Camp 2015

Sedikit berbagi pengalaman dan pelajaran hasil dari menghadiri Geek Camp Indonesia 2015 yang menghadirkan 20 pembicara dari kalangan pengusaha startup maupun komunitas, berikut sedikit resume, semoga membantu

StartUp Engineering Culture. ( By Tommy and Mohan from KMK Labs )

Sebenarnya cukup banyak yang mereka berdua bahas tentang budaya di dalam sebuah startup company, tapi ada dua poin yang sangat menarik perhatian saya untuk diingat.

– Startup, Work as team.

Its not about being super hero in the company, but how u can work together with your team. Startup tidak membutuhkan seorang superhero seperti Superman, Spiderman, atau apapun yang dapat menyelesaikan semua permasalahan sendiri. Startup adalah sebuah team, yang melibatkan segala keputusan, pekerjaan dan penyelesaian bersama dengan team. TEAM WORK! That is startup culture.

– Honestly

Berikan feedback yang membangun -bukan menjatuhkan- kepada teman satu tim tentang pekerjaan mereka. Berikan saran yang jujur dan terbuka tanpa harus men-judge tentang apa yang mereka dan kita kerjakan, tujuannya untuk membangun tim semakin baik dari hari ke hari.

Scaling Up: Apakah perusahaan benar-benar perlu melakukannya? (By Hadi Saloko from Bukalapak)

Berbicara tentang persiapan yang harus dilakukan sebuah startup untuk melakukan scaling up sistem yang dimiliki saat ini, ternyata bukan hanya tentang keputusan melakukan scaling up atau tidak. Tapi lebih dari itu, ada hal tersembunyi yang perlu dipertimbangkan, kapankah sebuah startup perlu melakukan scaling up? Pertimbangan apa saja yang perlu diperhitungkan sebelum melakukan scaling up?

Pembicara memberikan beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seperti memperhitungkan cost yang diperlukan sebelum melakukan scaling up, perubahan apa saja yang akan berdampak dalam proses dan hasil dari scaling up, dapatkah sistem di-revert dengan mudah jika ternyata setelah melakukan perubahan, terjadi kesalahan, dst.. dst.. Kesimpulannya adalah, sebelum melakukan scaling up, lakukan perencanaan dengan matang, dan lakukan test, test, test dan test semaksimal mungkin untuk meminimalisir terjadinya kesalahan. Scaling up juga tidak berarti harus melakukan perubahan secara besar-besaran terhadap sistem yang sudah ada. Namun perubahan-perubahan kecil yang berarti juga dapat menjadi keputusan scaling up yang lebih tepat.

Social Media Future. (By Aqsath from Nolimits)

Social media telah menjadi bagian hidup masyarakat indonesia masa kini. Mulai dari facebook, twitter, path, pinterest, dll. Bersamaan dengan itu, menjadi tren di kalangan masyarakat untuk melakukan protes terhadap suatu produk atau pelayanan dari sebuah perusahaan dari akun social media. Dalam meng-engage customer di social media, bukanlah hanya tentang seberapa banyak follower, tapi bagaimana respon setiap follower terhadap berita-berita baru yang diberikan oleh perusahaan melalui akun sosial media nya, dan seberapa mampu perusahaan meng-engage user dalam menjawab semua keluh kesah yang diberikan melalui akun media sosial.

Build a chat boot with Hubot (By Didik W from Cookpad)

Pembicara berbicara tentang automatisasi chat yang dapat dilakukan dengan Hubot. Yang dimaksud dengan automatisasi disini tidak hanya sekedar membuat bot yang dapat membalas pesan user, tapi juga bisa melakukan hal-hal seperti voting, mengumpulkan data harian seperti ‘apakah yang sudah dilakukan setiap karyawan hari ini?’, dst.. dst.

Discover Your Super Power, Fellow Developers (By Riza F from Citizenlab)

Seorang developer sebaiknya membangkitkan kekuatan super di dalam dirinya. Pembicara memberikan tips bahwa seorang developer sebaiknya memiliki ‘dua hidup’ yang berbeda dengan cara: Memiliki Side Project.

Side Project yang dimaksudkan adalah project sampingan yang dikerjakan seorang developer di luar jam kerja, dimana project ini tidak terikat terhadap deadline dan tidak ada seorang pun yang mengatur developer dalam pembuatannya. Tujuannya adalah untuk memberikan sebuah ‘karya’ yang sedikit banyak dapat dibanggakan.

Project sampingan ini sebaiknya merupakan sebuah projek yang:

– Skalanya kecil

– Sangat-sangat spesifik

– Hanya membutuhkan waktu lebih kurang 10 jam dalam penyelesaiannya.

– You can do it in fun.

Anda tidak perlu membuat projek seperti membuat sebuah Platform media sosial yang dapat menyaingin Facebook (yang mana pasti membutuhkan banyak upaya dan, oh man.. cmon.. wake up!). Tapi project sampingan yang dimaksud disini adalah seperti anda dapat membuat sebuah library yang dapat mempermudah tugas khusus, atau sebuah website yang dapat membantu developer lain dalam melakukan hal-hal ‘kecil’ lebih cepat seperti men-generate kode CSS untuk mendapatkan gradien warna, dll, dll.

Sebenarnya masih sangat banyak lagi yang dibahas di dalam geek camp hari ini yang mana semuanya super-super cool, tapi karena keterbatasan waktu, tenaga dan stamina, maka saya cukupkan tulisan ini sampai disini, semoga bermanfaat. :)